APJII dan Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama untuk memastikan penutupan akses ke situs web judi online berjalan efektif. Muhammad Arif, Ketua Umum APJII, menyatakan komitmennya dalam upaya ini di Jakarta, Senin.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan Kominfo untuk memastikan penutupan akses ke situs-situs judi online berjalan lancar dan efektif,” ujar Arif.

APJII mendukung penuh upaya pemerintah dalam memerangi judi online yang semakin mengganggu masyarakat. Ini adalah bagian dari komitmen mereka untuk menciptakan lingkungan internet yang aman dan kondusif di Indonesia.

Arif menekankan bahwa judi online bukan hanya ancaman terhadap ekonomi individu, tetapi juga merusak tatanan sosial dan moral bangsa. APJII merasa bertanggung jawab untuk aktif dalam memerangi aktivitas ilegal ini dengan berkolaborasi erat dengan pemerintah dan lembaga terkait, seperti Kominfo dan BSSN.

Selain itu, APJII melibatkan anggota Network Access Point (NAP) untuk memperkuat upaya pemblokiran akses ke situs-situs judi online. Melalui Indonesia Internet Exchange (IIX), mereka telah menyiapkan langkah-langkah teknis termasuk metode blackhole untuk memblokir IP address server judi online.

“Infrastruktur yang kami kelola siap mendukung langkah pemerintah tanpa mengganggu layanan internet yang sah,” jelas Arif.

APJII juga akan terus melakukan kampanye edukasi publik untuk meningkatkan kesadaran tentang bahaya judi online melalui media sosial, seminar, dan kerja sama dengan lembaga pendidikan.

“Kami siap mendukung penuh setiap langkah pemerintah untuk menjaga keamanan internet di Indonesia,” tambah Arif.

By admin