Sebuah satelit astronomi hasil kerja sama antara China dan Prancis baru-baru ini menunjukkan kinerja yang memuaskan setelah diluncurkan dua minggu yang lalu. Satelit ini berhasil mendeteksi semburan sinar gamma, menandai awal yang menjanjikan untuk kerja sama tingkat tinggi kedua negara ini. Setelah melewati uji coba di orbit, platform satelit tersebut beroperasi dengan normal dan telah terhubung secara real-time dengan lebih dari 40 stasiun komunikasi di Bumi. Keempat muatan ilmiahnya juga telah sukses melewati uji coba penyalaan, menurut Akademi Ilmu Pengetahuan China (CAS).

Satelit ini, bernama Space-based Multi-band Variable Object Monitor (SVOM), diluncurkan pada tanggal 22 Juni. Dengan empat muatan ilmiah yang dikembangkan oleh para ilmuwan China dan Prancis, satelit ini menjadi yang paling andal di dunia untuk pengamatan multi-panjang gelombang dan pengamatan terintegrasi terhadap semburan sinar gamma. Salah satu muatan, monitor sinar gamma yang dikembangkan oleh Institute of High Energy Physics di bawah CAS, berhasil menangkap beberapa semburan sinar gamma sejak uji coba di orbit dimulai.

Monitor ini berhasil mendeteksi tiga semburan sinar gamma, termasuk GRB 240627B, yang merupakan hasil deteksi pertama di orbit dari satelit SVOM. Hasil dari ketiga semburan sinar gamma tersebut telah dikirim ke General Coordinates Network, sebuah platform kolaborasi internasional untuk penelitian astronomi. CAS menyatakan bahwa satelit ini memiliki kemampuan deteksi presisi tinggi untuk semburan sinar gamma.

Selanjutnya, satelit SVOM akan melalui berbagai uji coba oleh pusat operasi dan kendali satelit di bawah CAS. Uji coba pengamatan ilmiah dijadwalkan akan dimulai pada bulan Agustus. Semburan sinar gamma merupakan fenomena ledakan paling dahsyat di alam semesta, dan penelitian mendalam terhadap fenomena ini akan membantu manusia memahami beberapa pertanyaan mendasar dalam ilmu pengetahuan.

Tujuan ilmiah utama dari SVOM adalah mencari dan menemukan berbagai semburan sinar gamma dengan cepat, mengukur sifat radiasi elektromagnetik secara komprehensif, menyelidiki energi gelap dan evolusi alam semesta melalui semburan ini, serta mengamati sinyal-sinyal elektromagnetik yang berkaitan dengan gelombang gravitasi. Wei Jianyan, peneliti utama China untuk SVOM, menjelaskan pentingnya penelitian ini dalam pemahaman kita terhadap alam semesta.

Dengan demikian, kerja sama antara China dan Prancis dalam pengembangan satelit astronomi ini menjanjikan hasil yang menarik dan bermanfaat bagi ilmu pengetahuan. Semoga satelit SVOM terus berhasil dalam misinya untuk memahami semburan sinar gamma dan mengungkap misteri alam semesta.

By admin